Menu

SELAMAT BELAJAR...KEJUJURAN HARGA MATI

Sabtu, 24 Juli 2021

1-5 PEMBAHASAN SOAL KOMPETISI SAINS NASIONAL (KSN) PROVINSI 2019

 Pembahasan no. 1 sampai 5

1. Perbedaan utama antara cuaca dengan iklim adalah :

    a. waktu dan luas tempat         d. tidak ada perbedaan

    b. waktu                                   e. perhitungan awal mula penentuan

    c. tempat

    Pembahasan: 

    Perbedaan  cuaca dan iklim adalah  pada waktu dan tempatnya. Cuaca memiliki waktu singkat               sedangkan iklim         memiliki waktu relatif lama. Cuaca terjadi pada wilayah yang sempit, sedang        iklim terjadi pada wilayah yang lebih luas. Iklim merupakan keadaan rata-rata cuaca suatu tempat.        Namun saat ini ditemukan adanya beberapa wilayah kecil yang memiliki iklim spesifik karena                pengaruh kondisi geomorfologi, topografi, bangunan dan tanaman di sekitarnya. Misalnya Iklim di        dalam Gua terbesar di dunia yaitu Son doong di Vietnam. 

    

2. Di Indonesia, fenomena yang sering terjadi di saat musim penghujan yang ditunjukkan oleh  adanya     pertumbuhan awan-awan vertikal besar adalah....

    a. hujan batu                        d. siklon tropis

    b. petir                                  e. hujan salju

    c. badai tropis

    Pembahasan:

    Jawabannya adalah petir. Kita coba analisa satu satu: Hujan batu terjadi pada saat terjadi gunung            meletus; badai tropis atau dikenal juga dengan siklon tropis merupakan pusaran angin atau angin            dengan gerakan  memutar yang berbarengan dengan hujan dan kadang petir,  yang  mampu                      mengangkat apapun yang dilewatinya. Siklon tropis disebabkan suhu permukaan laut yang hangat ,        yang akan  menyebabkan sistem tekanan rendah di wilayah tersebut. Sedangkan hujan salju adalah        hujan yang disebabkan oleh            kondensasi uap air menjadi awan yang berada di daerah dengan        ketinggian  tertentu

    Fenomena petir terjadi pada awan vertikal seperti awan Cb (cumulonimbus). .


3. Klasifikasi iklim di Indonesia sering mengandalkan parameter hujan sebagai faktor penentu.                    Karena....

    a. mudah ditemukan

    b. tidak sulit untuk dihitung besarnya

    c. mencerminkan berbagai macam fenomena cuaca dan iklim  di wilayah tropis

    d. sulit untuk mengukurnya

    e. mudah diukur

    Pembahasan:

    Contoh klasifikasi iklim menurut curah hujan adalah Oldeman dan Schmidt Ferguson. Penggunaan         metode curah hujan itu mudah diukur dengan alat rain gauge atau fluviometer yang seperti baskom. 


4.  La Nina dan El Nino sebenarnya merupakan fenomena yang terjadi di lautan seperti halnya                     fenomena dipole mode, Semua fenomena tersebut mengakibatkan cuaca dan musim di Indonesia           berubah.  Fenomena la nina dan el nino terjadi di..

    a. Samudra Pasifik Lintang tengah

    b. Samudra Hindia sekitar ekuator

    c. Samudra Atlantik sekitar ekuator

    d. Samudra Pasifik sekitar ekuator

    e. Samudra Hindia Lintang tengah

    Pembahasan:

    La Nina dan El Nino adalah anomali cuaca di Samudra Pasifik sekitar ekuator bagian Timur.


5. Air merupakan universal solvent.hal ini disebabkan karakteristik air yang memiliki...

    a. Ikatan hidrogen yang kuat

    b. Molekul bersifat bi-polar

    c. densitas anomali

    d. atom hidrogen dan oksigen yang mudah terlepas satu sama lain

    e. tiga wujud di alam, sebagai benda cair, padat ataupun gas.

    Pembahasan:

    Jawaban b. Air disebut pelarut universal (universal solvent)  karena lebih banyak zat yang larut dalam air daripada bahan kimia lainnya. Iniada hubungan dengan polaritas setiap molekul air. Ini membantu air memisahkan senyawa ionik menjadi ion positif dan negatifnya.

Ujung-ujung atom hidrogen memiliki muatan positif yang kecil, sedang dua pasang elektron oksigen yang tidak beikatan membuat ujung atom oksigen memiliki muatan negatif. Kemudian karena muatan itu memiliki penyebaran muatan yang tidak sama, maka disebut polar covalent bonds yang bersifat bipolar

Dua muatan positif dari atom hidrogen pada satu sisi dan dua muatan negatif ganda dari atom oksigen membuat molekul-molekul air bersifat bipolar. Akibatnya adalah molekul-molekul air yang berdampingan akhirnya cenderung untuk bergabung bersama, tertahan oleh tarikan dari muatan yang berlawanan, yang terdapat pada molekul yang berdampingan. Muatan positif atom hidrogen dari satu molekul, tertarik dengan muatan negatif dari  molekul lain. Kemudian membentuk satu ikatan yang disebut Ikatan hodrogen (hydrogen bonds)

SEMOGA BERMANFAAT

Sumber pembahasan

    

Rabu, 17 Februari 2021

PSIKOMETRI: TES WARTEGG


Lama sekali tidak posting di blog ini. Bahkan cerita Pandemi COVID-19 pun sama sekali tidak terupdate. Kesibukan sebenarnya bukan alasan yang bisa diterima untuk sebuah obsesi dalam dunia kepenulisan.Tapi itulah kenyataannya. Artinya saya tidak pandai mengatur waktu. Semoga menjadi bahan evaluasi diri bagi saya.

Pada kesempatan ini saya ingin sekali menulis, tentang psikometri yang sering digunakan untuk tes melamar pekerjaan di sebuah perusahaan. Salah satunya adalah tes Wartegg. Dengan berbagi ilmu, semoga mendapatkan keberkahan dari manfaatnya bagi kalangan yang membutuhkan. Amin.

Jika Anda pernah mengikuti psikotes, pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu tes yang bernama tes wartegg. Tapi bukan warung tegal ya…Kata wartegg diambil dari penemunya bernama Ehrig Wartegg seorang psikolog dari Jerman.

Tes psikotes wartegg ini merupakan salah satu tes yang sering digunakan untuk tes masuk kerja dan sebagian kampus pun menggunakan tes ini untuk menyeleksi mahasiswanya. Dalam tes ini Anda akan diuji dalam keterampilan menggambar. Gambar yang dibuat pun berasal dari kotak-kotak yang telah disediakan dan berisi garis-garis yang telah ditentukan. Jadi, tugas Anda adalah menyempurnkan garis tersebut agar menjadi gambar yang menarik sesuai dengan imajinasi Anda. Tes wartegg ini nantinya kan menggunakan gambar dengan metode proyektif pada setiap gambar untuk bisa dilengkapi oleh seseorang yang mengikuti tes tersebut. Pada setiap gambarnya pun telah diberikan berbagai macam bentuk garis untuk bisa dilengkapi oleh mereka.

Walaupun tesnya mengharuskan Anda untuk menggambar, tetap saja ada tips dan trik yang perlu Anda ketahui agar bisa lolos dalam tes tersebut.

Nah, seperti apa tips dan triknya untuk bisa lolos dalam tes psikotes wartegg? Ini Dia Ulasannya!

 Apa Tujuan dari Tes Wartegg?

 Tujuan dari tes wartegg ini adalah untuk bisa melihat kepribadian seseorang yang mencakup tentang pengambilan keputusan, memanage organisasi, klinis, dan kepribadian lainnya. Tes ini pertama kali dilakukan oleh sebuah universitas di Jerman bernama Leipzig University, yang pada saat itu dipimpin oleh Krueger dan Sander kemudian disempurnakan oleh Kinget dan Ehrig Wartegg.

Tips Sukses Lolos Tes Wartegg

Grogi pasti ada. Namun jika Anda mampu mengendalikannya, alangkah mantapnya.  Adapun tips yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut :

1. Doa

Do’a adalah senjata awal dan akhir bagi manusia . Sebelum memulai tes, wajibkan diri  untuk berdoa kepada Alloh, agar dimudahkan untuk mengerjakan tes tersebut. Selain mempersiapkan mental sukses Anda pun harus siap dengan hasil lain.

Selalu tanamkan dalam jiwa, bila Anda gagal, yakinlah ada rezeki lain yang lebih baik sedang menunggu Anda. Berdoa pada Allah merupakan “ikhtiar langit” yang memang harus Anda lakukan.

2. Menyiapkan Rencana Gambar yang Akan Dibuat

Ketika Anda mengikuti tes psikotes untuk seleksi bekerja, memang tidak hanya tes wartegg saja yang akan dihadapi karena banyak macam tes psikotes yang akan Anda hadapi.

Namun, tidak ada salahnya untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang cara untuk menyelesaikan tes wartegg tersebut.

Nah, setelah Anda mengetahuinya, maka tugas berikutnya adalah membuat rencana gambar apa saja yang akan Anda buat ketika mengikuti tes psikotes.

Tentunya dengan persiapan yang matang, Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan diantaranya adalah :

  • Tidak bingung ketika akan menggambar.
  • Bisa lebih cepat menyelesaikan gambar.
  • Hasil menggambar bisa lebih maksimal dan bisa mendapat gambar yang terbaik.
  • Hasil gambar biasanya lebih anti-mainstream dan berbeda dari orang-orang yang mengikut tes serupa saat itu.

3. Berlatih Terlebih Dahulu Sebelum Tes

Ketika Anda sudah tahu soal yang akan dihadapi untuk tes psikotes nanti, maka Anda bisa berlatih terlebih dahulu sebelum mengerjakan soal.

Dengan seringnya berlatih, maka akan terbiasa untuk menghadapi soal tersebut. Bila sudah terlatih dengan baik, maka kesalahan yang Anda lakukan pun semakin kecil.

Nah, tentang berlatih ini sebaiknya dilakukan oleh Anda yang memang kurang mahir dalam hal menggambar. Bila Anda sering berlatih maka insyaalloh kemungkinan untuk bisa lolos dalam tes ini akan semakin besar.

Terlebih bila pengerjaan tes tersebut selesai sebelum waktunya, maka para penguji pun bisa memberikan nilai plus untuk Anda.

4. Kerjakan Mulai dari yang Dianggap Mudah

Jangan khawatir pula bila Anda tidak sempat untuk berlatih dan membuat rencana gambar yang akan dibuat ketika tes psikotes nanti.

Karena Anda bisa mengerjakan gambar lain yang dianggap paling mudah. Strategi ini bisa membantu Anda untuk bisa mengerjakan tes dengan tepat waktu.

Jangan sampai Anda terlalu terpaku pada satu kotak yang dirasa sulit. Tetapi, jika Anda laki-laki sejati sebaiknya jangan mulai dari kotak nomor 5 karena hasilnya berkaitan dengan orientasi seks seseorang.

5. Usahakan Kertas Agar Tetap dalam Keadaan Bersih

Perlu diingat dan diperhatikan dengan seksama kaertas tes tersebut sebaiknya tetap dalam keadaan bersih.

Karena itu, sebisa mungkin Anda harus bisa meminimalisir kesalahan karena terlalu sering menggunakan penghapus.

Terlalu sering menghapus juga menunjukkan bahwa Anda lemah dalam perencanaan serta tidak bisa mengorganisir pekerjaan yang baik dan rapih.

Jika Anda melamar pada perusahaan yang menuntut perencanaan dan pengerjaan dengan baik, maka boleh jadi Anda bisa gugur dalam tes tersebut.

6. Kerjakan Tes Wartegg dengan Dinamis

Artinya dalam pengerjaan tes wartegg ini Anda bisa mengerjakan secara acak tetap teap dinamis.

Kuncinya jangan dikerjakan terlalu acak karena bisa menunjukkan diri Anda yang terlalu inovatif, kreatif, serta cenderung arogan ketika menghadapi sesuatu.

Adapun jika Anda mengerjakan tes secara berurutan, maka cenderung memiliki kepribadian yang kaku dan juga konservatif.

Karena itu, jalan terbaik untuk bisa mengerjakan tes tersebut adalah mulai dari nomor 4,3,2,1 kemudian dilanjutkan dengan nomor 5,6,7, 9 ataupun sebaliknya.

Penguji pun akan melihat bahwa Anda memiliki kepribadian yang seimbang dan boleh jadi masuk dalam kriteria yang diinginkan dari perusahaan atau instansi tersebut.

Hal tersebut bisa diketahui karena salah satu perintah dalam tes tersebut adalah peserta harus memberi nomor gambar yang terlebih dahulu dikerjakan.

Selain itu, diharuskan pula untuk memberikan keterangan pada kotak yang telah dibuat, serta jangan lupa menuliskan gamabr mana yang yang tersulit dan juga yang mudah.

 

7. Gambar Anti-Mainstream/ Tidak Seperti Lainnya

Bila Anda terpikirkan untuk menggambar yang anti-mainstream secara keseluruhan akan menguntungkan Anda. Karena dari gambar yang tidak biasanya tersebut penguji akan menilai Anda sebagai seseorang yang memiliki tingkat kecerdasan baik serta memiliki pengetahuan yang luas.

Harus diingat pula! Menggambar sesuatu yang anti-mainstream memang memerlukan imajinasi dan kejelian yang tinggi sehingga sangtlah wajar bila penguji menilai hal tersebut yang berkaitan dengan tingkat kecerdasan seseorang.

 

8. Bawalah Alat Tulis yang Memadai

Dalam mengerjakan tes psikotes wartegg ini, sebaiknya siapkan pula alat tulis yang memadai. Entah itu pulpen dan juga pensil yang memang layak untuk digunakan.

Agar tidak terjadi hal yang diinginkan, seperti pensil yang patah atau pulpen yang habis tinta, maka bawalah lebih dari satu peralatan tulis tersebut.

Tidak diperkenankan pula membawa penghapus atau tipe-ex karena bisa membuat kertas menjadi kotor dan tidak enak dipandang.

 

9. Hindari Menghafal Jawaban yang Sudah Anda Buat

Penting untuk diketahui, walaupun Anda sudah berlatih bahkan sampai menghafalkan gambar apa saja yang dibuat, tetap yang paling penting adalah harus memahami maksud dan tujuannya.

Boleh jadi, pada saat itu penguji memberikan instruksi dan syarat berbeda yang dikaitkan dengan kriteria dari perusahaan yang Anda lamar.

Jika Anda sudah paham maksud dan tujuannya, maka tidak akan jadi masalah jika syarat untuk mengerjakannya diubah.

10. Percaya Diri dan Tenang dalam Mengerjakannya

Terkadang ketika sudah berlatih dan sudah terencana dengan baik untuk menggambar, pada hari H selalu saja ada perasaan cemas.

Tetapi, bila Anda bisa mengendalikan emosi dengan baik maka hal tersebut tidak akan terjadi. Kuncinya yakinlah Anda bisa mengerjakan pekerjaan tersebut serta tenang dalam mengerjakannya.

Contoh Soal dan Gambar Tes Psikotes Wartegg



Keterangan Soal:

  • Kotak 1 : Gambar titik kecil ditengah kotak : tentang hal-hal yang berhubungan dengan adaptasi, serta menujukkan kelincahan. Maka Anda bisa bisa menggambar hewan yang memiliki karakteristik dan yang berhubungan dengan lingkungan.
  • Kotak 2 : Gambar berupa coretan menyerupai huruf S yang terletak di sebelah kiri atas : menunjukkan kebebasan. Bila Anda ingin menggambar hewan, maka bisa menggambar burung yang sering diidentikan dengan kebebasan.
  • Kotak 3: Baris ketiga mengisyaratkan tentang kemauan dan tekad untuk selalu memperbaiki diri serta memiliki ambisi yang besar. Maka, gambarlah pagar, tangga, tiang listrik, dsb.
  • Kotak 4 : Gambar kotak hitam yang berada di sebelah kanan atas : menunjukkan bagaimana cara Anda dalam menghadapi sebuah kesulitan. Maka, Gambarlah bangunan, atau konstruksi beton, dll
  • Kotak 5 : Gambar dua garis di sudur kiri bawah yang menyerupai huruf T miring namun terpisah. Menunjukkan bagaimana cara anda berpikir dalam pemecahan sebuah permasalahan.
  • Anda bisa menggambar bangunan, sebuah konsruksi, dan lain-lain.
  • Kotak 6: Gambar garis horizontal dan vertikal yang terpisah seperti akan membentuk segi empat Menunjukkan kesederhanaan tapi tetap menyuguhkan realitas. Gambarlah kamera, televisi, komputer.
  • Kotak 7: Titik kurva Menunjukkan garis yang tidak dapat diproses secara sembarangan, harus diperlakukan dengan hati-hati. Gambar tersebut juga bisa menunjukkan perasaan Anda.
  • Kotak 8 : Gambar garis melengkung menyerupai payung : menunjukkan bagaimana hubungan sosial Anda dengan lingkungan sekitar Anda.. Gambar tersebut juga menunjukkan kebijaksanaan, kebesaran, dan kewibawaan.

 

Contoh Gambar Tes Wartegg yang Sudah Dikerjakan

Tentunya Anda bisa mencoba untuk menggambar lain yang lebih kreatif dan juga inovatif. Jika Anda belum siap untuk mengerjakan tesnya, maka bisa mencari referensi lain lewat browsing atau buku-buku psikologi yang berhubungan dengan hal tersebut.

Perlu diingat pula yang dinilai dalam gambar tersebut bukan bagus atau indahnya gambar tersebut, melainkan kepribadian Anda, apakah layak untuk menempati posisi yang dicari oleh perusahaan tersebut atau tidak.

Kepribadian tersebut tidak sepenuhnya mutlak, karena bisa saja berubah-ubah sesuai kondisi. Maka dari itu jangan lupa berdoa, lakukan tipsnya, dan bersikaplah tenang dalam menghadapinya.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

 Diambil dari berbagai sumber.

Rabu, 27 November 2019

SIAP UN TELAH TIBA

Waktu tak terasa berjalan dengan cepat. Anda yang tidak pandai memanfaatkan waktu, akan tergerus oleh waktu itu sendiri. Rugim pastinya, karena waktu tak akan pernah bisa kembali.Sebab rasanya lama dan bosan melakukan apapun. Namun bagi anda  yang cerdas dalam memanfaatkan waktu, maka anda akan merasakan bahwa waktu sangat kurang, sebab akan terlarut dengan  memanfaatkan waktu untuk  beraneka aktifitas yang bermanfaat.

Seperti juga Ujian Nasional bagi anda, siswa kelas 12 jenjang SMA. Akhir november ini, semua satuan pendidikan menengah sudah mulai memasuki akhir semester. Perjuangan berat akan terasa bagi anda yang menganggap sekolah sebagai tantangan dan bukan sebagai arena asal-asalan. Setelah itu, Rapot semester ganjil akan segera diterima. Hasilnya pasti tergantung dari sejauh mana usaha yang dilakukan.

Tak ada istilah terlambat jika memang ingin berubah. Ayo siswa millenial... jangan hanya millenial dalam pergaulan dan berteman saja, menjadi millenial lah anda dalam hal pemikiran, cara belajar, cara memanfaatkan waktu. Jangan hanya melihat orang asing dari gaya hidupnya. Tapi saatnya anda melihat bagaimana cara mereka bisa menguasai dunia dengan pemikirannya. Sebab masa depan ada di tangan anda para pembaca millenial. Dan ternyata hidup ini hanya ada dua pilihan. Sukses atau gagal. Senang di masa datang atau susah di masa datang. Maju atau mandeg. Kaya di masa depan  atau miskin dimasa depan. Dilecehkan atau dihargai. Dan masih banyak segudang pilihan dalam hidup ini.

Nah.... terkait dengan ujian, ada bocoran nih tentang kisi-kisi materi Ujian Nasional. Buka ya...



















Selasa, 30 Juli 2019

Kamis, 20 Juni 2019

DINAMIKA KEPENDUDUKAN


 Apa yang dimaksud dengan Pertumbuhan penduduk 

Pertumbuhan penduduk adalah perubahan jumlah penduduk baik pertambahan maupun penurunannya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas) dan perpindahan penduduk (migrasi).
Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami.
Perpindahan penduduk atau disebut migrasi ada dua macam, yaitu migrasi yang dapat menambah jumlah penduduk disebut migrasi masuk (imigrasi), dan yang dapat mengurangi penduduk disebut migrasi keluar (emigrasi).

Faktor penyebab utama ini adalah adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama kemajuan di bidang kesehatan.
Dengan kemajuan teknologi kesehatan kelahiran dapat diatur dan kematian dapat dicegah. Ini semua mengakibatkan menurunnya angka kematian secara drastis atau mencolok.
Sesuai dengan tingkat kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi maka tiap-tiap masyarakat atau negara, pertumbuhan penduduknya mengalami 4 periode yaitu:
  • Periode I
    Pada periode ini pertumbuhan penduduk berjalan dengan lambat yang ditandai dengan adanya tingkat kelahiran dan kematian yang rendah sehingga disebut periode statis.
  • Periode II
    Tahap kedua ini angka kematian mulai turun karena adanya perbaikan gizi makanan dan kesehatan. Akibat dari itu semua pertumbuhan penduduk menjadi cepat mengingat angka kelahiran yang masih tinggi.
  • Periode III
    Periode ini ditandai dengan tingkat pertumbuhan penduduk mulai turun. Tingkat kematian pada periode ini stabil sampai pada tingkat rendah dan angka kelahiran menurun, penyebabnya antara lain adanya pembatasan jumlah anggota keluarga.
  • Periode IV
    Pada masa ini tingkat kematian stabil, tetapi tingkat kelahiran menurun secara perlahan sehingga pertumbuhan penduduk rendah. Periode ini di sebut periode penduduk stasioner.
Dari empat periode di atas, pertumbuhan penduduk Indonesia berada pada periode kedua dan sekarang sedang menuju periode ketiga.
Sampai di sini Anda memahami tentang pertumbuhan penduduk?
Agar pemahaman Anda terhadap perkembangan jumlah penduduk Indonesia lebih lengkap, perhatikan grafik berikut ini!
Grafik Perkembangan Penduduk Indonesia Tahun 1930-2000
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_06.gif
Untuk pertambahan penduduk dinyatakan besarnya dengan angka, sedangkan pertumbuhan penduduk dinyatakan dengan persen (%) yang umumnya dihitung tiap tahun.
Untuk menghitung pertambahan penduduk digunakan rumus:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_07.gif
Dari rumus di atas terdapat dua kelompok perhitungan pertambahan penduduk yaitu:
a.
Pertambahan penduduk alami atau natural increase artinya pertambahan penduduk yang dihitung dari selisih antara kelahiran dan kematian.
Rumusnya:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_07b.gif
b.
Pertambahan Migrasi (Net Migration) artinya pertambahan penduduk yang dihitung dari selisih antara jumlah penduduk yang masuk dengan penduduk yang keluar.
Rumusnya:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_08.gif
Untuk menghitung prosentase pertumbuhan penduduk, perhatikan contoh beberapa perhitungan di bawah ini!
Anda harus perhatikan rumus yang digunakan dengan seksama!
1.
Penduduk suatu negara pada pertengahan tahun 1999 berjumlah 24.500.000 jiwa. Pada tahun tersebut terdapat kelahiran 1.300.000 jiwa dan kematian 700.000 jiwa. Migrasi masuk 20.000 jiwa dan migrasi keluar 15.000 jiwa.
Dari data tersebut hitunglah!
a. pertumbuhan penduduk alami
b. pertumbuhan penduduk migrasi
c. pertumbuhan penduduk tota (sosial)


Penyelesaian soal
a.
Pertumbuhan penduduk alami (PA)
PA = x 100%
       = x 100%
       = x 100% = 2,44%

b.
Pertumbuhan penduduk migrasi (PM)
PM = x 100%
       = x 100%
       = x 100% = 0,02%
c.
Pertumbuhan penduduk sosial atau total (PT)
PT = PA – PM
      = 2,44% – 0,02%
      = 2,42%

Ingat! perhitungan di atas untuk menghitung pertumbuhan, dengan prosentase (%). Sedangkan bila ditanyakan jumlah/angka pertambahan kelahiran alaminya, maka perhitungannya lebih sederhana tanpa prosentase.
Sebagai contoh apabila Anda diminta menghitung jumlah pertambahan alami dari soal tersebut, maka dapat dihitung sbb:
Pertambahan Alami (PA)
= L – M
= 1.300.000 – 700.000
= 600.000 jiwa

2.
Berdasarkan sensus penduduk tahun 1990 penduduk Indonesia berjumlah 179.300.000 jiwa, sedangkan sensus tahun 1980 penduduk berjumlah 147.200.000 jiwa. Hitunglah tingkat pertumbuhan penduduk pertahun!
Penyelesaian soal:
Untuk menyelesaikan soal ini digunakan rumus untuk menghitung pertambahan penduduk antar tahun (per sensus) yaitu:
PAS = x 100 %
         = x 100 %
         = x 100 %
         = 21,8 %
Angka 21,8% tersebut merupakan pertumbuhan selama 10 tahun (1980 – 1990), sehingga pertumbuhan penduduk tiap tahunnya menjadi:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_14.gif
Pertumbuhan penduduk disebut juga dinamika penduduk. Ada 3 klasifikasi pertumbuhan penduduk, yaitu sebagai berikut.

a. Pertumbuhan penduduk termasuk cepat/tinggi, bila pertumbuhan 2% lebih dari jumlah penduduk tiap tahun.
b. Pertumbuhan penduduk termasuk sedang, bila pertumbuhan itu antara 1% - 2%.
c. Pertumbuhan penduduk termasuk lambat/rendah, bila pertumbuhan itu antara 1% atau kurang.

Jumlah penduduk diwaktu yang akan datang dapat diketahui dengan cara membuat perkiraan atau proyeksi. Ada beberapa cara untuk membuat proyeksi penduduk yaitu:
a.
Proyeksi jumlah penduduk untuk beberapa tahun mendatang.
Rumusnya:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_15.gif
Contoh soal:
Pada tahun 1990 penduduk Indonesia jumlahnya 179 juta jiwa, tingkat pertumbuhan penduduk 1,98%. Berapakah jumlah penduduk tahun 2000?
Penyelesaian:

http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_16.gif
Jadi tahun 2000 dengan perhitungan diperkirakan penduduk berjumlah 213.547.000 jiwa.
b.
Proyeksi penduduk lipat ganda (Doubling Time) Rumus yang digunakan:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_17.gif
Contoh soal:
Pada tahun 2000 penduduk Indonesia berjumlah 209.597.000. Pertumbuhan penduduk 1,6%. Kapan penduduk menjadi dua kali lipat jumlahnya dan berapa jumlahnya?
Penyelesaian soal:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_18.gif
Jadi dengan pertumbuhan 1,6% pertahun, penduduk akan menjadi dua kali lipat dalam waktu 44 tahun.

Ini berarti menjadi dua kali lipat = 2000 + 44 = tahun 2044. Pada tahun 2044 penduduk Indonesia diproyeksikan menjadi 2 x 209.597.000 = 419.194.000 jiwa.
Perhitungan proyeksi jumlah penduduk di waktu yang akan datang perlu dilakukan agar dapat digunakan sebagai bahan dalam menentukan kebijakan di bidang kependudukan di waktu yang akan datang seperti penyediaan sekolah, lapangan pekerjaan dan sebagainya.
Cara Perhitungan Proyeksi Penduduk

Proyeksi Penduduk sangat penting dilakukan untuk memperkirakan jumlah penduduk di masa mendatang. Pada umumnya proyeksi penduduk diperlukan untuk tahapan perencanaan jangka panjang suatu wilayah (kelurahan, kecamatan, propinsi, bahkan negara).

Pada masa dahulu, pemerintah melakukan ‘population projection’ terutama untuk keperluan pajak atau keperluan mengetahui besarnya kekuatan negaranya. (Muliakusuma)
  
Proyeksi Penduduk digunakan untuk memperediksi kebutuhan di masa mendatang.

Misal : Kebutuhan akan jumlah rumah (perumahan), kebutuhan ekonomi, ketersediaan sumber daya alam.

Ada beberapa jenis Perkiraan Penduduk, diantaranya :
  1. INTERCENSAL (INTERPOLASI), interpolasi merupakan suatu perkiraan mengenai keadaan penduduk di antara 2 sensus (data) yang kita ketahui.
  2. POSTCENSAL ESTIMATED, merupakan perkiraan mengenai penduduk setelah dilakukan sensus. Prinsipnya sama yaitu pertambahan penduduk adalah linear.
  3. PROJECTION (PROYEKSI), perkiraan penduduk berdasarkan sensus (biasanya sensus terakhir).
Pada bahasan kali ini, saya akan menguraikan cara perhitungan proyeksi penduduk untuk jenis Interpolasi dan Potential Estimated.

INTERCENSAL - INTERPOLASI  
interpolasi merupakan suatu perkiraan mengenai keadaan penduduk di antara 2 sensus (data) yang kita ketahui. Pada perhitungan interpolasi, jumlah pertumbuhan penduduk dianggap linear, yang artinya setiap tahun penduduk akan bertambah dengan jumlah yang sama.
 Rumus Perhitungan Proyeksi Penduduk dengan Intercensal

Contoh Soal dan Perhitungannya,
Diketahui jumlah penduduk di Kota Kawai pada tahun 1961 adalah 97 juta jiwa. Sedangkan pada tahu 1971 adalah 118,2 juta. Berapakah estimasi jumlah penduduk pada tahun 1967?
Jawab:
Diketahui :    
Po = 97 jt (tahun 1961)
Pn = 118,2 jt (tahun 1971)

m = 1967 – 1961 = 6

n = 1971 – 1961 = 10



 maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 1067 adalah 109,72 juta.

POSTCENSAL ESTIMATED

Adalah perkiraan penduduk setelah dilakukan sensus. Prinsipnya pertambahan penduduk dianggap linear, yang artinya setiap tahun penduduk akan bertambah dengan jumlah yang sama.
 Rumus Perhitungan Proyeksi Penduduk dengan Postcensal Estimated 

Contoh Soal dan Perhitungannya, 
Diketahui jumlah penduduk di Kota Dumai pada tahun 2000 adalah 97 juta jiwa. Sedangkan pada tahun 2010 adalah 118,2 juta. Berapakah estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014?
Jawab : 
Diketahui :
Po = 97 jt (tahun 2000)

Pn = 118,2 jt (tahun 2010)

m = 2014 – 2010 = 4

n = 2010 – 2000 = 10

 
  
 





maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014 adalah 126,68 juta.

Diketahui :    
Po = 97 jt (tahun 2000)
Pn = 118,2 jt (tahun 2010)
m = 2014 – 2010 = 4

n = 2010 – 2000 = 10


 
maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014 adalah 126,68 juta. 



Sampai di sini apakah Anda sudah memahami tentang cara-cara menghitung pertumbuhan penduduk?
Bila belum jelas cobalah baca uraian di atas sekali lagi!
Apabila sudah jelas, kita lanjutkan bahasan lebih lengkap tentang kelahiran, kematian dan migrasi (mobilitas).
a.
Kelahiran (Natalitas)
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas)
Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) antara lain:
  • Kawin pada usia muda, karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu.
  • Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.
  • Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki.
  • Anak menjadi kebanggaan bagi orang tua.
  • Anggapan bahwa penerus keturunan adalah anak laki-laki, sehingga bila belum ada anak laki-laki, orang akan ingin mempunyai anak lagi.
Faktor pro natalitas mengakibatkan pertambahan jumlah penduduk menjadi besar.
Faktor-faktor penghambat kelahiran (anti natalitas), antara lain:
  • Adanya program keluarga berencana yang mengupayakan pembatasan jumlah anak.
  • Adanya ketentuan batas usia menikah, untuk wanita minimal berusia 16 tahun dan bagi laki-laki minimal berusia 19 tahun.
  • Anggapan anak menjadi beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Adanya pembatasan tunjangan anak untuk pegawai negeri yaitu tunjangan anak diberikan hanya sampai anak ke – 2.
  • Penundaaan kawin sampai selesai pendidikan akan memperoleh pekerjaan.
Untuk menentukan jumlah kelahiran dalam satu wilayah digunakan angka kelahiran (Fertilitas).
Angka kelahiran yaitu angka yang menunjukkan rata-rata jumlah bayi yang lahir setiap 1000 penduduk dalam waktu satu tahun.
Ada beberapa cara untuk menghitung besarnya angka kelahiran yaitu:
1.
Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate)
Rumus yang digunakan untuk menghitung yaitu:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_19.gif
Angka kelahiran ini disebut kasar karena perhitungannya tidak memperhatikan jenis kelamin dan umur penduduk, padahal yang dapat melahirkan hanya penduduk wanita.
Contoh:
Pada pertengahan tahun 1999 Jakarta berpenduduk 10.000.000 jiwa. Dalam tahun tersebut terdapat kelahiran 250.000 bayi. Berapa besar angka kelahiran kasarnya?
Penyelesaian soal:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_20.gif
Angka kelahiran 25 berarti tiap 1000 penduduk Jakarta setiap tahun terdapat kelahiran 25 bayi. Besarnya angka kelahiran kasar dapat dikatagorikan menjadi tiga yaitu:
a) kurang dari 20 digolongkan rendah
b) antara 20 – 30 digolongkan sedang
c) lebih dari 30 digolongkan tinggi
2.
Angka kelahiran menurut kelompok umur (Age Specific Fertiliy Rate) disingkat ASFR
Rumus yang digunakan untuk menghitung yaitu:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_21.gif
Dengan rumus tersebut kita dapat mengetahui kelompok umur mana yang paling banyak terjadi kelahiran.
Perlu diketahui bahwa usia 15 – 49 tahun adalah usia subur bagi wanita. Pada usia itulah wanita mempunyai kemungkinan untuk dapat melahirkan anak.
Contoh soal:
Suatu daerah pada tahun 2000, terdapat penduduk wanita berusia 24-30 tahun berjumlah 30.000 jiwa. Jumlah kelahiran pada usia tersebut berjumlah 1.500 jiwa. Berapakah besar angka kelahiran khusus (ASFR)?
Penyelesaian soal:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_22.gif
Angka kelahiran 50 berarti tiap 1000 wanita berusia 24-30 tahun terdapat kelahiran 50 bayi.
Hasil perhitungan ASFR ini lebih teliti dibanding dengan perhitungan CBR (kelahiran besar) karena dilihat per kelompok umur dan jenis kelamin.
Faktor-faktor penunjang tingginya angka natalitas dalam suatu negara antara lain:
1)
Kepercayaan dan agama
Faktor kepercayaan mempengaruhi orang dalam penerimaan KB. Ada agama atau kepercayaan tertentu yang tidak membolehkan penganutnya mengikuti KB. Dengan sedikitnya peserta KB berarti kelahiran lebih banyak dibanding bila peserta KB banyak.
2)
Tingkat pendidikan
Semakin tinggi orang sekolah berarti terjadi penundaan pernikahan yang berarti pula penundaan kelahiran. Selain itu pendidikan mengakibatkan orang merencanakan jumlah anak secara rasional.

3)
Kondisi perekonomian
Penduduk yang perekonomiannya baik tidak memikirkan perencanaan jumlah anak karena merasa mampu mencukupi kebutuhannya. Jika suatu negara berlaku seperti itu maka penduduknya menjadi banyak.

4)
Kebijakan pemerintah
Kebijakan pemerintah mempengaruhi apakah ada pembatasan kelahiran atau penambahan jumlah kelahiran. Selain itu kondisi pemerintah yang tidak stabil misalnya kondisi perang akan mengurangi angka kelahiran.

5)
Adat istiadat di masyarakat
Kebiasaan dan cara pandang masyarakat mempengaruhi jumlah penduduk. Misalnya nilai anak, ada yang menginginkan anak sebanyak-banyaknya, ada yang menilai anak laki-laki lebih tinggi dibanding perempuan atau sebaliknya, sehingga mengejar untuk mendapatkan anak laki-laki atau sebaliknya.

6)
Kematian dan kesehatan
Kematian dan kesehatan berkaitan dengan jumlah kelahiran bayi. Kesehatan yang baik memungkinkan bayi lebih banyak yang hidup dan kematian bayi yang rendah akan menambah pula jumlah kelahiran.

7)
Struktur Penduduk
Penduduk yang sebagian besar terdiri dari usia subur, jumlah kelahiran lebih tinggi dibandingkan yang mayoritas usia non produktif (misalnya lebih banyak anak-anak dan orang-orang tua usia).


http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/simbol_L.gif
Untuk lebih memahami uraian materi di atas, sekarang kerjakan dahulu latihan soal berikut ini!
  1. Suatu kota kabupaten terdapat wanita berusia 17 – 40 tahun sebesar 500.000 jiwa, dari jumlah tersebut terdapat bayi lahir sebesar 45.000 jiwa setahun.
    Hitunglah besarnya angka kelahiran khusus!
  2. Apakah tingkat pendidikan seseorang wanita dapat mempengaruhi jumlah anak yang akan dilahirkan, berikan alasan-alasannya!
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/simbol_kunci.gif
Bagaimana mudahkan!
Untuk meyakinkan jawaban Anda, cocokkan jawaban Anda dengan jawaban berikut ini!


  1. http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_23.gif
  2. Tingkat pendidikan seorang wanita dapat mempengaruhi jumlah anak yang akan dilahirkan, alasannya:
    - Adanya penundaan pernikahan karena menuntut ilmu, ini berarti penundaan kelahiran.
    - Dengan pendidikan cukup wanita dapat merencanakan jumlah anak secara rasional.
Bagaimana, pahamkah Anda dengan materi tentang Natalitas? Paham bukan!
Sekarang kita lanjutkan dengan bahasan selanjutnya yaitu Mortalitas.

b.
Kematian (Mortalitas)
Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran.
Ada beberapa jenis perhitungan angka kelahiran yaitu:
1)
Angka kematian kasar (Crude Death Rate = CDR)
Angka kematian kasar yaitu angka yang menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk tiap tahun tanpa membedakan usia dan jenis kelamin tertentu.
Rumusnya:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_24.gif
Contoh soal:
Jumlah penduduk Jakarta pertengahan tahun 2000 berjumlah 11.000.000 orang. Pada tahun tersebut terdapat kematian 200.000 orang.
Hitung berapa angka kematian kasarnya!
Penyelesaian soal:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_25.gif
CDR 18 artinya tiap 1000 penduduk terdapat kematian 18 jiwa dalam waktu satu tahun.
Penggolongan angka kematian kasar adalah:
- Rendah, jika angka kematian 9 – 13.
- Sedang, jika angka kematian 14 – 18.
- Tinggi, jika angka kematian lebih dari 18.
2)
Angka kematian khusus menurut umur tertentu (Age Specific Death Rate = ASDR)
Angka ini dapat digunakan untuk mengetahui kelompok-kelompok usia manakah yang paling banyak terdapat kematian. Umumnya pada kelompok usia tua atau usia lanjut angka ini tinggi, sedangkan pada kelompok usia muda jauh lebih rendah.
Rumusnya:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_26.gif
3)
Angka kematian bayi (Infant Mortality Rate = IMR)
Angka kematian bayi adalah angka yang menunjukkan jumlah kematian bayi tiap seribu bayi yang lahir.
Bayi adalah kelompok orang yang berusia 0-1 tahun.
Rumusnya:
http://110.138.206.53/bahan-ajar/modul_online/geografi/MO_140/images/geo111_27.gif
Besarnya angka kematian bayi dapat dijadikan petunjuk atau indikator tingkat kesehatan dan kesejahteraan penduduk.
Pada umumnya bila masyarakat memiliki tingkat kesehatan yang rendah maka tingkat kematian bayi tinggi.
Selain perhitungan di atas sering dihitung pula angka kematian ibu waktu melahirkan dan angka kematian bayi baru lahir.
Untuk angka kematian bayi ukurannya sebagai berikut:
- Rendah, jika IMR antara 15-35.
- Sedang, jika IMR antara 36-75.
- Tinggi, jika IMR antara 76-125.
Banyaknya kematian sangat dipengaruhi oleh faktor pendukung kematian (pro mortalitas) dan faktor penghambat kematian (anti mortalitas).
a)
Faktor pendukung kematian (pro mortalitas)
Faktor ini mengakibatkan jumlah kematian semakin besar. Yang termasuk faktor ini adalah:
- Sarana kesehatan yang kurang memadai.
- Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan
- Terjadinya berbagai bencana alam
- Terjadinya peperangan
- Terjadinya kecelakaan lalu lintas dan industri
- Tindakan bunuh diri dan pembunuhan.
b)
Faktor penghambat kematian (anti mortalitas)
Faktor ini dapat mengakibatkan tingkat kematian rendah. Yang termasuk faktor ini adalah:
- Lingkungan hidup sehat.
- Fasilitas kesehatan tersedia dengan lengkap.
- Ajaran agama melarang bunuh diri dan membunuh orang lain.
- Tingkat kesehatan masyarakat tinggi.
- Semakin tinggi tingkat pendidikan penduduk.
Faktor pro mortalitas dan anti mortalitas yang ditulis di atas hanyalah sebagian. Oleh karena itu silahkan Anda mencari faktor-faktor lainnya! Diskusikan dengan teman dan laporkan hasil diskusimu pada Guru Bina